Hamba: Sajak Menuju Rumah Kawan




Risna Mukti Firdaus

1/
Cahaya baru saja terlelap tidur,
aku melangkahkan kaki ke barat,
mencapai keinginan.
Tubuh bercucuran keringat,
simponi makhluk malam,
serupa teman perjalanan.

Aku terus melangkah ke barat,
mencapai keinginan.
Di sela-sela jalan setapak,
makhluk yang mengkhianati adam
merayap di depan mataku.
Bulu kuduk merinding,
sedang kakiku berdaki lumpur

2/
Kaki terus melangkah,
menuju rumahmu kawan.
Badan bergetar,
menyusupi penghubung daratan.
Keringat terus menguap,
bulu kuduk masih berdiri.
Aku ketakutan!!

3/
Sampai . . . .
Dikala simponi ajakan Tuhan berhenti.
4 rekaat berpayung hitam.

Warung Gantung, 6 Maret 2019

Oleh: Hamba

2 Responses to "Hamba: Sajak Menuju Rumah Kawan"

  1. Mantap puisinya, jangan lupa mampir gan http://www.webaku.xyz

    ReplyDelete
  2. Siap.... Share yah... Saling apresiasi aja.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel